Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi dan Kesehatan

29 May 2013

Konsep Hasil Belajar



Untuk mengetahui apakah seseorang telah belajar atau belum tidak mudah, sebab belajar merupakan masalah yang kompleks sifatnya. Jika tujuan pembelajaran adalah terjadinya perubahan tingkah laku maka harus ada yang terjadi pada diri siswa antara sebelum dan sesudah proses belajar mengajar.
Menurut Sardiman (2006) untuk meningkatkan hasil belajar siswa ada beberapa cara yang harus ditempuh, di antaranya:
a.       Pemberian penguatan
Penguatan adalah segala bentuk respon, apakah bersifat verbal atau non verbal, yang merupakan bagian dari modifikasi tingkah laku guru terhadap tingkah laku siswa, yang tujuannya untuk memberikan umpan balik bagi siswa. Penguatan adalah respon terhadap suatu tingkah laku yang dapat meningkatkan kemungkinan berulangnya kembali tingkah laku tersebut.
Secara umum tujuan dari pemberian penguatan adalah: 1) meningkatkan perhatian siswa, 2) membangkitkan dan memelihara motivasi siswa, 3) memudahkan siswa untuk belajar, dan 4) mengontrol dan memodifikasi tingkah laku siswa yang kurang positif serta mendorong munculnya tingkah laku yang produktif.
Prinsip penggunaannya yakni: 1) kehangatan dan keantusiasan yakni sikap dan gaya guru termasuk suara, mimik muka, gerak badan akan menunjukkan adanya kehangatan dan keantusiasan dalam memberi penguatan, 2) kebermaknaan yakni penguatan hendaknya diberi sesuai dengan tinkah laku dan penampilan siswa sehinga ia yakin bahwa patut diberi pujian, 3) menghindari penguatan respon negatif yakni meskipun teguran dan hukuman masih bisa digunakan, tetapi respon negatif harus dihindari karena akan memtahkan semangat siswa. Adapun cara menggunakan penguatan antara lain: 1) penguatan kepada diri pribadi, 2) penguatan kepada kelompok siswa, 3) penguatan dengan cara segera setelah muncul tingkah laku atau respon siswa yang diharapkan, 4) variasi dalam penguatan.    
b.      Menciptakan kondisi belajar yang optimal
Pengelolaan kelas adalah keterampilan guru untuk menciptakan kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses pembelajaran. Keterampilan yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal dapat dilakukan dengan menunjukkan sikap tanggap, memberi perhatian, memberikan petunjuk yang jelas, memusatkan perhatian kelompok, menegur secara verbal apabila ada penyimpangan, memberi penguatan. Sedangkan keterampilan yang berhubungan dengan pengembalian kondisi belajar yang optimal dapat dilakukan dengan memodifikasi tingkah laku siswa, guru dapat menggunakan pendekatan pemecahan masalah kelompok, menemukan dan memecahkan tingkah laku yang menimbulkan masalah.
c.       Menggunaan pertanyaan yang baik
Dalam proses pembelajaran, bertanya memainkan peran penting sebab pertanyaan yang tersusun dengan baik dan teknik pelontaran yang tepat pula akan memberikan dampak positif terhadap siswa. 
Hasil belajar seseorang sering tidak langsung kelihatan tanpa orang itu melakukan sesuatu untuk memperlihatkan kemampuan yang diperolehnya melalui belajar. Hasil belajar adalah perubahan yang mengakibatkan manusia berubah dalam sikap dan tingkah lakunya. Wingkel dalam Patta (2006) menggolongkan kemampuan-kemampuan yang menyebabkan perubahan tersebut menjadi “kemampuan kognitif yang meliputi pengetahuan dan pemahaman, kemampuan sensorik-motorik yang meliputi keterampilan melakukan rangkaian gerak badan dalam ururtan tertentu, dan kemampuan dinamik-afektif yang meliputi sikap dan nilai yang meresapi perilaku dan tindakan”.
Selanjutnya Gagne dalam Patta (2006)  mengemukakan pula bahwa ada lima kategori hasil belajar kapabilitas (seseorang mampu melakukan hal tertentu) yakni: “(a) Informasi verbal, (b) keterampilan intelektual, (c) strategikognitif, (d) sikap, dan (e) ketrampilan gerak”. Hasil belajar siswa dapat juga dilihat dari tiga aspek, yaitu secara kuantitatif, institusional, dan kualitatif.
  Bertolak dari definisi dan uraian yang telah dikemukakan, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar adalah: (a) Tahapan perubahan seluruh tingkah laku yang relatif menetap sebagai hasil pengalaman dan interaksi dengan lingkungannya yang melibatkan proses kognitif, (b) Tingkat penguasaan yang dicapai oleh siswa dalam mengikuti program belajar mengajar sesuai dengan tujuan pendidikan yang ditetapkan, (c) Perubahan tingkah laku yang dapat diamati sesudah mengikuti kegiatan belajar dalam bentuk pengetahuan dan keterampilan, (d) Memungkinkan dapat diukur dengan angka-angka, tetapi mungkin juga hanya dapat diamati melalui perubahan tingkah laku. 

Konsep Hasil Belajar Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: