Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi dan Kesehatan

01 June 2013

Soal Cerita Matematika



Abidin (1989: 10 mengemukakan bahwa soal cerita adalah soal yang disajikan dalam bentuk cerita pendek. Cerita yang diungkapkan dapat merupakan masalah kehidupan sehari–hari atau masalah lainnya. Bobot masalah yang diungkapkan akan mempengaruhi panjang pendeknya cerita tersebut. Makin besar bobot masalah yang diungkapkan, memungkinkan panjang cerita yang disajikan. Berdasarkan beberapa pengertian di atas peneliti berasumsi  penggertian soal cerita adalah soal matematika yang disajikan dalam bentuk cerita atau rangkaian kata-kata  (kalimat) dan  berkaitan dengan keadaan yang dialami siswa dalam kehidupan sehari-hari mengandung masalah yang menuntut  pemecahan.
            Selanjutnya, Haji (1994: 13) mengemukakan bahwa soal yang dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam bidang studi matematika dapat berbentuk soal cerita dan bukan soal cerita/soal hitungan. Soal cerita merupakan modifikasi dari soal–soal hitungan yang berkaitan dengan kenyataan yang ada di lingkungan siswa.
            Berdasarkan beberapa pengertian di atas peneliti dapat menarik kesimpulan penggertian soal cerita adalah soal matematika yang disajikan dalam bentuk cerita atau rangkaian kata-kata  (kalimat) dan  berkaitan dengan keadaan yang dialami siswa dalam kehidupan sehari-hari mengandung masalah yang menuntut  pemecahan.
            Penyajian soal dalam bentuk cerita merupakan usaha menciptakan suatu cerita untuk menerapkan konsep yang sedang dipelajari sesuai dengan pengalaman sehari-hari. Biasanya siswa akan lebih tertarik untuk menyelesaikan masalah atau soal-soal yang ada hubungannya dengan kehidupannya. Siswa diharapkan dapat menafsirkan kata-kata dalam soal, melakukan kalkulasi dan menggunakan prosedur-prosedur relevan yang telah dipelajarinya. Soal cerita melatih para siswa berpikir secara analisis, melatih kemampuan menggunakan tanda operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian), serta prinsip-prinsip atau rumus-rumus dalam geometri yang telah dipelajari. Disamping itu juga memberikan latihan dalam menterjemahkan cerita-cerita tentang situasi kehidupan nyata ke dalam bahasa Indonesia. Sejalan dengan yang dikemukakan Sugondo (Syamsuddin, 2003: 226) bahwa latihan memecahkan soal cerita penting bagi perkembangan proses secara matematis, menghargai matematika sebagai alat yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah, dan akhirnya anak akan dapat menyelesaikan masalah yang lebih rumit.
            Untuk sampai pada hasil yang diinginkan, dalam penyelesaian soal cerita siswa memerlukan kemampuan-kemampuan tertentu. Kemampuan tersebut terlihat pada “pemahaman soal” yakni kemampuan apa yang diketahui dari soal, apa yang ditanyakan dalam soal, apa saja informasi yang diperlukan, dan bagaimana akan menyalesaikan soal. Jadi sentral pembelajaran matematika di sekolah dasar adalah pemecahan masalah karena lebih mementingkan proses daripada hasil.
            Sebagaimana halnya pengajaran matematika pada umumnya, dalam pembelajaran soal cerita peserta didik sering berhadapan dengan masalah. Masalah tersebut bisa muncul dalam kegiatan belajar mengajar tampa disadari dan sebaliknya  bisa juga sengaja dimunculkan oleh guru karena tuntutan strategi belajar mengajar yang dipergunakan.
            Soal cerita yang sering dijumpai di sekolah dasar, antara lain menurut tentang bilangan, Pecahan, usia, pengukuran, kecepatan dan lain-lain. Berikut ini disajikan beberapa jenis contoh soal cerita di sekolah dasar disertai topik-topik materi yang harus dikuasai diantaranya:
Masalah (1):

Keluarga Pak Ahmad yang terdiri dari 6 orang sedang memetik jeruk. Setiap anggota keluarga memetik 64 buah. Seluruh jeruk tersebut disimpan dalam 12 keranjang. Berapa buah jeruk yang berada dalam setiap keranjang?
            Jenis soal cerita tersebut tentang bilangan. Materi/ jenis operasi hitung yang harus dikuasai adalah perkalian dan pembagian.
Masalah (2):
Ibu membeli kain baju dengan panjang meter, dan kain celana dengan panjang meter. Berapa meter panjang kain yang dibeli ibu?

            Jenis soal cerita tersebut tentang pecahan. Materi/jenis operasi hitung yang harus dikuasai adalah penjumlahan, perkalian dan pembagian.
          

Sumber :
Abidin, Zamal.  1989. Studi Tentang Prestasi Siswa Kelas VI SD Negeri di Kodya Banda  Aceh dalam Menyelesaikan Soal Hitungan dan Soal Cerita. Tesis. Malang : PPs IKIP Malang

Haji, Saleh. 1994. Diagnosis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita di Kelas V SD Negeri Percobaan Surabaya. Tesis. PPs IKIP Surabaya.

Syamsuddin, H. 2001.  Kesulitan Siswa Kelas V SD Menggunakan Langkah-langkah Pemecahan Masalah Dalam Menyelesaikan Soal Cerita (Pengembangan Model Pembelajaran). Tesis S2. Surabaya : UNESA Surabaya




Soal Cerita Matematika Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

1 comments:

Ratih Jayanti said...

nomor 1 32, nomor 2 5/6. benar?