05 July 2013

Sejarah dan Pengertian Transistor






Transistor

  1. Sejarah Transistor
Transistor berasal dari kata-kata Inggris “TRANSfer resISTOR” yang artinya “Penghambat Pindah”. Maksudnya  adalah “perpindahan arus dari rangkaian yang hambatannya rendah ke rangkaian yang hambatannya tinggi”.
Dahulu alat-alat elektronik seperti radio dan televisi menggunakan tabung-tabung hampa sebagai komponen. Ditemukannya transistor pada tahun 1948 menggeser sebagaian penggunaan sebagian terbesar tabung-tabung hampa.Keuntungan menggunakan transistor ialah ukurannya yang lebih kecil, hemat dalam penggunaan energi listrik, dan lebil tahan lama (asal pemakaiannya tepat).

  1. Pengertian Transistor
Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, dimana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.
Pada umumnya, transistor memiliki 3 terminal. Tegangan atau arus yang dipasang di satu terminalnya mengatur arus yang lebih besar yang melalui 2 terminal lainnya. Transistor adalah komponen yang sangat penting dalam dunia elektronik modern. Dalam rangkaian analog, transistor digunakan dalam amplifier (penguat). Rangkaian analog melingkupi pengeras suara, sumber listrik stabil, dan penguat sinyal radio. Dalam rangkaian-rangkaian digital, transistor digunakan sebagai saklar berkecepatan tinggi. Beberapa transistor juga dapat dirangkai sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai logic gate, memori, dan komponen-komponen lainnya.

Sejarah dan Pengertian Transistor Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: