Blog Informasi Apa Aja

19 Agustus 2013

Pemasangan Instalasi Listrik



Instalasi listrik berfungsi untuk menyalurkan tenaga listrik ke alat-alat listrik yang memerlukan tenaga listrik, seperti : lampu listrik, alat pemanas listrik, setrika listrik, dispencer, rice cooker dan lain-lain. Instalasi listrik pada dasarnya dapat digolongkan menjadi beberapa macam, antara lain : Instalasi arus searah (DC), umumnya memakai tegangan 110V, 220V, 440V, dan Instalasi arus bolak-balik (AC), umumnya digunakan pada peralatan elektronika dan alat rumah tangga. tegangan yang dipergunakan adalah 220V, 380V, 6000V, 15.000 V.  
a.      Peraturan Instalasi Listrik
Sistem penyaluran dan cara pemasangan instalasi listrik di Indonesia harus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh  Peraturan umum Instalasi Listrik (PUIL) yang diterbitkan tahun 1977 kemudian direvisi tahun 1987 dan terakhir tahun 2000. Tujuan dari Peraturan umum Instalasi Listrik di Indonesia adalah :
- Melindungi    manusia    terhadap   bahaya   sentuhan   dan  kejutan  arus listrik.
- Keamanan instalasi dan peralatan listrik.
- Menjaga gedung serta isinya dari bahaya kebakaran akibat gangguan listrik.
- Menjaga ketenagaan listrik yang aman dan efisien.
b.      Pengujian Peralatan Listrik
Di negara kita semua peralatan listrik sebelum digunakan oleh konsumen harus melalui uji kelayakan. Menurut ayat 202 A2 semua peralatan listrik yang akan dipergunakan instalasi harus memenuhi ketentuan PUIL. Di Indonesia peralatan listrik diuji oleh suatu lembaga dari Perusahaan Umum Listrik Negara, yaitu Lembaga Masalah Kelistrikan disingkat LMK. Peralatan listrik yang mutunya diawasi dan disetujui oleh LMK, diizinkan untuk memakai tanda label LMK.
c.       Keselamatan Kerja
Dalam pemasangan instalasi listrik, biasanya rawan terhadap terjadinya kecelakaan. Kecelakaan bisa timbul akibat adanya sentuh langsung dengan penghantar beraliran arus atau kesalahan dalam prosedur pemasangan instalasi. Oleh karena itu perlu diperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan bahaya listrik serta tindakan keselamatan kerja.
d.      Gambar Instalasi Listrik
Gambar instalasi listrik adalah suatu bagan atau diagram yang bersifat menjelaskan dengan bantuan simbol-simbol instalasi listrik. Pembagian gambar instalasi antara lain : gambar diagram dasar, gambar diagram lingkaran arus, gambar diagram instalasi garis tunggal, gambar diagram   pengawatan, dan gambar situasi. adapun simbol yang biasa kita lihat gambar adalah seperti gambar dibawah ini:


e.       Peralatan Kerja Instalasi Listrik
Peralatan yang umum digunakan dalam pemasangan instalasi listrik antara lain : (1) Tang, berfungsi sebagai alat pengupas isolasi pada kabel, memotong kabel, dan melakukan sambungan  kabel. Tang ada beberapa macam, antara lain : tang kombinasi, tang lancip, tang potong, dan lain-lain; (2) Obeng, digunakan untuk memutar sekrup (mengeraskan dan mengendurkan sekrup). Obeng ada beberapa jenis yaitu obeng minus (-), obeng plus (+), dan obeng test yang berfungsi untuk mengetes tegangan; (3) Gergaji, digunakan untuk memotong pipa instalasi; dan (5) Isolasi, digunakan untuk membungkus sambungan kabel, sehingga sambungan kabel tidak saling bersentuhan..


 

Pemasangan Instalasi Listrik Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: