13 August 2013

Pengertian Kesulitan Belajar



Kesulitan belajar terdiri dari dua kata, yaitu ; “Kesulitan” dan “Belajar”, dalam kamus Besar Bahasa Indonesia, dinyatakan bahwa “kesulitan adalah keadaan yang sulit, dalam kesulitan, dalam kesusahan”. Hal ini berarti kesulitan mengandung makna sulit berbuat sesuatu yang berarti suatu kondisi  yang memperlihatkan ciri-ciri hambatan dalam kegiatan untuk mencapai suatu kegiatan, dimana kesulitan yang dimaksud dalam kajian ini adalah kesulitan belajar yang berarti kesulitan tersebut kepada aktivitas belajar.
Hal ini sesuai dengan pernyataan Ambo Enre Abdullah (Fitria, 2005: 7) adalah:
“Kesulitan sebenarnya adalah suatu kondisi tertentu yang ditandai adanya hambatan-hambatan dalam mencapai tujuan, sehingga memerlukan usaha yang lebih keras untuk mengatakannya”.

Berdasarkan pengertian belajar dan kesulitan yang dikemukakan di atas, maka dapat diberikan pengertian kesulitan belajar yaitu sesuatu kondisi yang memperlihatkan ciri-ciri hambatan untuk mencapai tujuan belajar.
Kesulitan belajar menurut Hammil (Abidin, 2006: 10) adalah :
“Menunjuk pada sekelompok kesulitan yang memanifestasikan dalam bentuk kesulitan yang nyata dalam kemahiran dan penggunaan kemampuan mendengarkan, mencakup-cakap, membaca, menulis, menalar, atau kemampuan dalam bidang studi tertentu”.

Batasan-batasan tentang kesulitan belajar diatas memberikan pemahaman bahwa kesulitan belajar adalah kesulitan mencapai tujuan yang sekaligus merupakan gejala kegagalan. Kondisi yang terjadi dalam kesulitan belajar terpisah dari kondisi lainnya karena memiliki gejala-gejala tersendiri. Apabila dikaitkan dengan pengertian belajar secara umum, maka dapat dikatakan bahwa kesulitan belajar merupakan adanya kondisi penghambat untuk mengadakan perubahan tingkah laku karena terjadi kesulitan dalam merespon setiap kondisi yang terjadi dalam lingkungannya. Kaitannya dengan pengajaran di sekolah, maka kesulitan belajar merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami hambatan untuk mengetahui atau memahami suatu materi atau pelajaran.
Beberapa ciri tingkah laku yang merupakan manifestasi gejala kesulitan belajar siswa antara lain :
  1. Menunjukkan hasil belajar yang rendah di bawah rata-rata yang dicapai oleh kelompok atau potensi yang dimilikinya.
  2. Hasil yang dicapai tidak seimbang dengan usaha yang telah dilakukan.
  3. Lambat dalam melakukan tugas-tugas kegiatan belajar, dan yang bersangkutan selalu tertinggal dari kawan-kawannya.
  4. Menunjukkan sikap-sikap yang kurang wajar, seperti: membolos, datang terlambat, tidak mengajarkan pekerjaan rumah, mengganggu didalam dan diluar kelas, tidak mau mencatat pelajaran, tidak teratur dalam kegiatan belajar, mengasingkan diri terpisahkan serta tidak mau bekerja sama.
  5. Menunjukkan gejala emosional yang kurang wajar, seperti : pemurung, mudah tersinggung, pemarah, tidak atau kurang gembira, dan menghadapi nilai rendah, menunjukkan adanya perasaan sedih atau menyesal dan sebagainya. 
Referensi :


Depdikbud 1995. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta

Abidin, Irham. 2006. Analisis Kesulitan Siswa Menyelesaikan Soal Teorema Pythagoras pada Siswa Kelas II SMP Negeri I Binamu Kabupaten Jeneponto. Skripsi: FKTP Unismuh Makassar.
Fitria 2005 Analisis Kesulitan Menyelesaikan Soal Bangun Ruang Pada Siswa Kelas V SDN No. 29 Bajo Kecermatan Bajo Kabupaten Luwu. Skripsi FKIP Unismuh Makassar
 
 
 
 

Pengertian Kesulitan Belajar Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: