Pengertian Media Pembelajaran



            Pada dasarnya media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Ada beberapa pengertian Media yang dikemukakan oleh para ahli di antaranya Gerlach dan Ely yang dikutip oleh Azhar Arsyad (2004) mengatakan media bila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat pembelajar mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Dalam pengertian ini guru, buku, teks  dan lingkungan sekolah merupakan media. Secara lebih khusus, pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses dan menyusun kembali informasi visual atau verbal.
            Arif Sadiman dkk (1984) mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, prasaan, perhatian dan minat serta perhatian sisiwa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.
                  Achsin Amir (1986) mendefinisikan media pembelajaran adalah mencakup semua benda atau materi yang berfungsi sebagai alat mengajar dan belajar yang bisa disebut sebagai perangkat keras (hardware) serta isi pengajaran yang juga disebut perangkat lunak (software).
Berdasarkan beberapa pengertian di atas, maka media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang bisa dijadikan alat bantu dalam proses belajar mengajar untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga pembelajar dapat menggunakan segala alat inderanya untuk menganalisa, mengerti, memahami, dan mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka dapatkan.
Media pembelajaran merupakan pelengkap kegiatan atau faktor penunjang dalam kegiatan pengajaran yang dimaksudkan  untuk memperjelas konsep, ide, dan keterampilan-keterampilan yang diberikan dan dapat membantu untuk mempercepat serta memberi arah kepada kegiatan belajar, dengan demikian dapat meningkatkan mutu proses belajar mengajar. Oleh karena itu, tenaga pengajar perlu mendapat pengetahuan serta keterampilan tentang bagaimana memilih media dan keterampilan dalam memanfaatkan berbagai macam media dalam situasi belajar mengajar.

3. Macam-macam media
1. Dilihat dari jenisnya, media dibagi ke dalam :
  1. Media auditif
media auditif adalah media yang mengandalkan kemampuan suara saja, seperti radio, cassette recoeder, piringan hitam. Media ini tidak cocok untuk orang tuli atau yang mempunyai kelainan dalam pendengaran.

  1. Media visual
media visual adalah media yang hanya mengandalkan indara penglihatan. Media visual ini menampilkan gambar diam (film strip atau film rangkai, slides atau film bingkai, foto, gambar atau lukisan dan cetakan) dan gambar yang bergerak seperti film bisu. 

  1. Media audiovisual
Media audiovisual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar.
1.      Audiovisual Diam, yaitu media yang menampilkan suara dan gambar diam seperti film bingkai suara (sound slides), film rangkai suara, dan cetak suara.
2.      Audiovisual Gerak, yaitu media yang dapat menampilkan unsur suara dan gambar yang bergerak seperti film suara dan video­cassette. 

Pembagian lain dari media ini adalah :
1.      Audiovisual Murni, yaitu baik unsur suara maupun unsur gambar berasal dari satu sumber seperti film video-cassette, dan.
2.     Audiovisual Tidak Murni, yaitu yang unsur suara dan unsur gambarya berasal dari sumber yang berbeda, misalnya film bingkai suara yang unsur gambarya bersumber dari slides proyektor dan unsur suaranya bersumber dari tape recorder. Contoh lainnya adalah film strip suara dan cetak suara. 

2. Dilihat dari daya liputnya, media dibagi dalam :
a.       Media dengan daya liput luas dan serentak
Penggunaan media ini tidak terbatas oleh tempat dan ruang serta dapat menjangkau jumlah anak didik yang banyak dalam waktu yang sama.
Contoh: radio dan televisi.
b.      Media dengan daya liput yang terbatas oleh ruang dan tempat
Media ini dalam penggunaannya membutuhkan ruang dan tempat yang khusus seperti film, sound slide, film rangkai, yang harus menggunakan tempat yang tertutup dan gelap.
c.       Media untuk Pengajaran Individual
Media ini penggunaannya hanya untuk seorang diri. termasuk media ini adalah modul berprogram dan pengajaran melalui komputer. 

3. Dilihat dari bahan pembuatannya, media dibagi dalam :  
a.      Media Sederhana
Media ini bahan dasarnya mudah diperoleh dan harganya murah, cara pembuatannya mudah, dan penggunaannya tidak sulit.
b.     Media Kompleks
Media ini adalah media yang bahan dan alat pembuatannya sulit diperoleh serta mahal harganya, sulit membuatnya, dan penggunaannya memerlukan keterampilan yang memadai. 


Referensi :


Azhar Arsyad. 2004. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Rajawali Grapindo Persada
Arif Sadiman, Anung Haryono, R. Rahardjo & Rahardjito. 1984. Media Pendidikan, Pengertian, Pengembangan, dan pemanfatannya. Jakarta: Pustekkom Dikbud dan PT. Raja Grafindo Persada   
Achsin Amir. 1986. Media Pendidikan dalam Proses Belajar Mengajar. Ujung pandang: IKIP Ujungpandang.

 

No comments: