Blog Informasi Apa Aja

13 Oktober 2016

Serba Serbi Mengenai Sejarah Makassar Sejak Zaman Kerajaan

Nama Makassar telah disebutkan di dalam pupuh 14/3 dari kitab Nagarakertagama karya dari Mpu Prapanca di abad ke-14, sebagai salah satu daerah yang tunduk di zaman Majapahit. Meskipun begitu, Raja Gowa yang ke-9 yang dikabarkan menjadi tokoh pertama yang mengembangkan kota Makassar, beliau memindahkan pusat kerajaan yang asalnya dari pedalaman menuju tepi pantai lalu mendirikan benteng yang berlokasi di muara Sungai Jeneberang dan mengangkat syahbandar yang bertugas untuk mengatur perdagangan. Tepat pada abad ke-16, kota Makassar menjadi pusat perdagang yang sangat mendominasi di Indonesia bagian timur serta menjadi salah satu dari kota terbesar yang ada di Asia Tenggara, selengkapnya tentang sejarah Makassar intip di bawah ini:

Dari Ujung Pandang Ke Kota Makassar

Dahulu kala dari sejarah Makassar tepatnya ketika masa H.M.Daeng Patompo menjabat sebagai Walikotamadya di Makassar, pada 1 September 1971, kota Makassar diberi nama sebagaikota Ujung Pandang setelah diselenggarakannya perluasan kota dari yang awalnya hanya 21 KM2 menjadi sangat luas mencapai 175,77 KM2, akan tetapi pada 13 Oktober 1999 kembali berubah nama menjadi Kota Makassar. 


 
Kota Daeng
Jika menyingkap sejarah Makassar kita akan menemukan bahwa dahulu kota Makassar juga dikenal sebagai Kota Daeng maupun kota Anging Mamiri. Dimana Daeng sendiri merupakan salah satu gelar di dalam strata maupun tingkat masyarakat kota Makassar maupun Provinsi Sulawesi Selatan dalam artian umumnya, karena Daeng juga bisa diartikan sebagai kakak. Sebenarnya ada 3 klasifikasi dari Daeng, yakni nama gelar, panggilan umum serta panggilan penghormatan. Sedangkan Anging Mamiri merupakan angin bertiup yakni salah satu lagu daerah asli Makassar yang diciptakan oleh Borra Daeng Ngirate dan sangat populer di tahun 1960-an. Lagu ini juga digemari oleh Presiden RI, Ir. Soekarno disaat beliau berkunjung ke kota Makassar, 5 Januari 1962.

Secara Geografis
Sejarah Makassar yang dikenal dari dahulu hingga sekarang tidak banyak berubah seperti letak Makassar bila dilihat secara geografis yang ada di titik koordinat di antara 119º 18’ 27,79’’ – 119º 32’ 32,03’’ Bujur Timur serta di antara 5 º 3’ 30,81 – 5 º 14’ 6,49’’ dari Lintang Selatan atau tepatnya berada di barat daya dari Pulau Sulawesi dengan ketinggian diantara 0-25 meter dari atas permukaan laut. 

Iklim
Sejarah Makassar yang diturunkan dari generasi ke generasi sangat kaya dan unik, namun tahukah Anda jika kota ini ternyata berada di area khatulistiwa yang letaknya ada di pesisir pantai Selat Makassar, suhu udaranya sekitar 20 ºC- 36 ºC dengna curah hujang di antara 2000-3000 mm serta jumlah hari hujan yang dirata-ratakan mencapai 108 hari/tahun. Kota Makassar, hanya mengenal dua musim, yakni musim kemarau dan musim hujan dimana musim hujannya berlangsung sejak bulan Oktober-April yang telah dipengaruhi oleh hembusan muson barat dan musim kemarau yang terjadi sejak Mei-September yang telah dipengaruhi oleh angin muson timur. 

Sejarah Makassar yang telah terbentuk dari dahulu, sejak zaman kerajaan hingga sekarang zamannya Presiden yang memerintah, tentu telah mendapatkan banyak perubahan meskipun hanya sedikit, perubahan ini pastinya berasal dari perubahan pola pikir masyarakatnya yang semakin hari semakin maju. Dengan mengenal sejarah dari kota Makassar, diharapkan agar kita selalu memperhatikan apa yang kita miliki, yakni salah satu kota terbesar yang populer di Indonesia yang sejarahnya patut di jaga dan dilestarikan.

Serba Serbi Mengenai Sejarah Makassar Sejak Zaman Kerajaan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: